Cara Penyembuhan Diabetes Dengan Olahraga – Meningkatkan Sensitifitas Insulin

Penyembuhan Diabetes Dengan Olahraga Tidak Secara Langsung Dapat Menyembuhkan Sakit Diabetes. Akan Tetapi Berolahraga Sangat Dianjurkan Untuk Penderita Diabetes Karena Berolahraga Dapat Meningkatkan Sensitifitas Insulin

Penyakit diabetes mellitus adalah gangguan metabolisme, ditandai dengan adanya kadar gula dalam darah yang tinggi disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid, dan protein sebagai dampak dari insufisiensi fungsi insulin. Hormon insui adalah hormon yang diproduksi oleh kelenjar pankreas.

Kelenjar Pankreas

Kelenjar pankreas adalah kelenjar yang terutama berfungsi pada sistem endokrin dan sistem eksokrin. Kelenjar pankreas juga dikenal sebagai kelenjar langerhans. Sekresi yang dihasilkan dari kelenjar pankreas adalah hormon insulin. Hormon ini berbentuk protein, untuk pertama kali ditemukan oleh Dr Frederick banting, pada tahun 1922. Selain menghasilkan insulin kelenjar langerhans juga menghasilkan hormon glukagon.

Secara fisik pankreas memiliki ukuran panjang 15 cm dan lebar 3.5 cm, bentuknya mirip dengan bentuk ikan, dan letaknya meluas sampai ke bagian belakang perut, letaknya melekat pada bagian pertama dari usus yang disebut duodenum.

Hormon insulin dan glukagon berfungsi untuk mengatur kadar gula dalam darah. Jika kadar gula meningkat maka insulin akan mengubah glukosa menjadi glikogen, sebaliknya jika kadar gula darah sedikit maka hormon glukagon akan mengubah glikogen menjadi glukosa. Pada saat kadar gula darah tinggi maka insulin akan menstimulasi hati untuk menyerap glukosa dan mengubahnya menjadi glikogen. Jadi proses pengubahan glukosa menjadi glikogen terjadi dalam hati.

Pada kelenjar pankreas, terdapat tipe sel. sel-sel yang ada pada kelenjar pankreas dikenal dengan pulau-pulau langerhans. Sel dalam kelenjar pankreas masing-masing memiliki fungsi diantaranya adalah.

  • Sel Alpha

Sel alpha berfungsi memproduksi hormon yaitu hormon glukagon.

Fungsi Glukagon adalah (i) bertugas untuk menstimulasi sel-sel otot dan organ hati yang untuk menghalangi glikogen polisakarida melepas glukosa ke aliran darah. (ii) Glukagon juga berfungsi merangsang produksi gula darah secara glukoneogenesis. (iii) mengaktifkan emulsi lemak oleh enzim lipase (iv) menjaga kadar gula darah saat berpuasa (v) menstimulasi pembongkaran lemak di dalam jaringan lemak.

  • Sel Beta

Sel Beta berfungsi untuk mensekresikan hormon insulin, yang berfungsi menyerap glukosa dari aliran darah dalam sel dan menyimpan gula darah tersebut dalam bentuk glikogen atau gula otot dan menyimpannya dalam hati dan otot sebagai cadangan energi. Kerja sel theta dapat dihambat oleh somatostatin sehingga produksi insulin pun terganggu. Somatostin dihasilkan oleh sel Delta.

Sel alpa dan sel Beta memiliki peran yang berkebalikan. Saat kadar gula darah melebihi jumlah normal, yaitu 90mg/ 100ml maka kondisi tersebut akan merangsang pankreas untuk mensekresikan hormon insulin, dengan sel betanya dan memicu sel hati, ginjal dan otot untuk menyerap zat gula dalam darah, sehingga kadarnya akan normal kembali. Lalu pada saat tubuh khususnya dialiran darah mengalami kekurangan kadar gula organ pankreas melalui sel alpha akan menghasilkan glukagon yang akan berfungsi untuk mengubah glikogen yang disimpan dalam hati ginjal dan otot menjadi glukosa dan akan dialirkan melalui aliran darah.

Selain menghasilkan insulin dan glukagon, kelenjar pankreas juga menghasilkan getah pankreas yang mengandung enzim lipase, garam karbonat, dan tripsinogen.

Dengan enzim yang terkandung dalam getah pankreas tersebut maka maka lemak akan menjadi asam lemak dan gliserol yaitu oleh enzim lipase. Tripsinogen yang aktif menjadi tripsin dan berfungsi untuk mencerna protein. Garam karbonat juga berfungsi dalam pencernaan lemak.

Sekelumit Tentang Diabetes Mellitus

Penyembuhan Diabetes Dengan Olahraga

Demikianlah fungsi organ pankreas kaitannya dengan pencernaan. Adanya gangguan dalam organ pankreas akan menimbulkan adanya sakit yang dikenal sebagai diabetes mellitus.

Biasanya dikenal ada dua macam diabetes yaitu :

  • Diabetes Mellitus Tipe 1

Yaitu gejala diabetes dengan penyebabnya adalah sel-sel pulau lengerhans, yang disebabkan oleh reaksi otoimun. Yaitu sistem imun yang seharusnya menyerang bakteri dan virus justru menyerang hormon insulin. Biasanya terjadi pada anak-anak usia, 10-18 tahun.

Gejala-gejala pada disbetes tipe 1 adalah :

  1. Flu berkelanjutan
  2. Sering buang air kecil
  3. Mudah kehausan
  4. Mudah lelah atau capai
  5. Sering kesemutan
  6. Proses penyembuhan luka cenderung lama

Beberapa Tanda-tanda gejala Diabetes Mellitus yaitu :

  1. Sering mengeluarkan urine
  2. Badan terasa lelah dan lemas
  3. Sering merasa haus dan lapar
  • Diabetes Melitus Tipe 2:

Diabetes jenis ini umumnya menyerang usia dewasa atau kira-kira lebih dari 35 tahun. Kebiasaan menjalani pola hidup yang kurang sehat menyebabkan seseorang mudah diserang diabetes tipe ini. Disfungsi pankreas dalam menghasilkan insulin juga memicu terjadinya diabetes tipe 2 ini.

Pada gejala diabetes Mellitus, glukosa yang ada dalam tubuh tidak diubah menjadi glikogen dan lemak. Sebaliknya oleh glukagon, glikogen dan lemak diubah menjadi glukosa.

Penyembuhan diabetes Mellitus

Penderita diabetes melitus mengalami gangguan arteri perifer yaitu gangguan yang menyebabkan arteri mengalami penyumbatan. Penyumbatan ini mangakibatkan beberapa sel dan jaringan tidak mendapat asupan nutrisi dan oksigen sehingga akan mengalami kesulitan pemulihan dari luka. Sel-sel yang terluka dan tidak mendapat asupan nutrisi akan mengalami kematian sel, sehingga menyebabkan luka diabetes.

Beberapa tips penyembuhan Diabetes

  • Penyembuhan Diabetes dengan Olahraga

Apakah Berolahraga dapat menyembuhkan diabetes? Penyembuhan Diabetes dengan Olahraga tidak secara langsung dapat menyembuhkan sakit diabetes. Akan tetapi berolahraga sangat dianjurkan untuk penderita diabetes karena berolahraga dapat meningkatkan sensitifitas insulin, sehingga kadar gula dalam darah dapat menurun. Berolahraga secara teratur bahkan bisa memperbaiki kontrol kadar gula darah. Berolahraga juga sangat bagus untuk menurunkan berat badan, dan menurunkan resiko serangan jantung atau stroke akibat kolesterol. Ada jenis olahraga tertentu yang disarankan untuk penderita diabetes seperti aerobik, latihan beban, dan fleksibilitas.

Khusus untuk jenis olahraga latihan beban tidak dianjurkan bagi yang mengalami tekanan darah tinggi. ada fakta yang menunujukkan bahwa latihan beban akan lebih efektif mengontrol kadar gula darah dibandingkan dengan diet saja.

Akan tetapi bagi penderita diabetes yang sedang menjalani terapi insulin tidak dianjurkan untuk berolahraga secara berlebihan karena akan membuat kadar gula dalam darah semakin menurun. Jika ingin menggunakan terapi olahraga sebagai penyembuhan diabetes anda dapat berkonsultasi pada dokter.

  • Penyembuhan diabetes dengan TNO

Dengan menggunakan obat herbal, semacam TNO dapat meningkatkan produktifitas sel beta pankreas sehingga mampu menghasilkan hormon insulin secara alami. TNO adalah obat herbal yang memiliki kandungan Iridoid yang berasal dari buah mengkudu yang merupakan antioksidan yang sangat bagus bagi tubuh. Antioksidan yang diperoleh dari TNO mampu mencegah komplikasi akibat diabetes melitus. TNO juga kaya akan Proxeronin, yang sangat dibutuhkan oleh sel tubuh. Proxeronine bekerja membuka pori-pori sel sehingga racun keluar dan nutrisi dapat masuk ke dalam sel. Banyak pasien penderita diabetes dan penyakit kronis lain mengalami pemulihan bahkan penyembuhan dari sakit dengan konsumsi TNO secara rutin dan mengalami penignkatan kesehatan tubuh. Untuk dapat segera memperoleh TNO anda dapat mengunjungi situs kami di http://diabetes-melitus.net/.

012 Post-Ender

Mohon Isi Nama Panggilan Anda

Mohon Isi Email Anda